Perjalanan ke Pulau Harapan, Kepulauan Seribu

/ Rabu, 14 September 2016 /
Panorama Pulau Pramuka saat singgah, Kepulauan Seribu
Alhamdulillah ...
Dapat kesempatan untuk bisa jalan - jalan ke Kepulauan Seribu lagi, di liburan yang lumayan panjang ini, karena ada Idul Adha 1473 H. Perjalanan kali ini bareng sama temen ane, namanya Hendri, kenal baru di Perumnas dan punya hobi yang sama yaitu jalan-jalan/ traveling.

Yup... Buat kamu yang penasaran ke Kepulauan Seribu itu ada apa ? Ngapain ke Kepulauan Seribu ? Jawabannya adalah akan ada pengalaman berkesan yang ngga akan kawan - kawan dapatkan dalam hiruk pikuk riuh Jakarta. Setidaknya ada biru laut, biru langit, air laut yang bening, pasir putih halus, dan yang terpenting tenang - tenteram.

Selama perjalanan kemarin, ane melakukan perjalanan backpakeran dengan cuma bawa 1 tas punggung isi baju ganti, obat pribadi, kamera, charger, HP, makanan ringan, dan minuman. Buat anggaran biaya yang kami keluarkan, cukup hanya Rp 117.000,- untuk dengan rincian sebagai berikut :
  • Rp 2.000     Tiket masuk Pelabuhan Sunda Kelapa
  • Rp 10.000   Bayar parkiran motor di belakang KSOP Sunda Kelapa
  • Rp 30.000   PP Tiket kapal Sunda Kelapa - Pulau Harapan
  • Rp 50.000   Sewa kapal untuk main ke Pulau Perak
  • Rp 25.000   Bayar penginapan di atas Kapal, full AC dan tersedia toilet
Murahhh... Ya murah banget, budget segitu mah kayak dua kali makan di Cafe sekitar Jakarta lah ya... Budget diatas exclude makan, oleh-oleh, dan souvenir selama perjalanan ya. Dapet apa aja dan ngapain aja, enjoy this photos ~

Pulau Kelapa dan Pulau Harapan
Oh ya... untuk informasi saja, pulau Harapan dan Pulau Kelapa itu bersebelahan dan disatukan sama jalan hasil reklamasi. Pulau Harapan dan Pulau Kelapa lebih ke Pulau yang dipergunakan untuk tinggal warga. Tidak ada pantai berpasir di Pulau Harapan dan Kelapa, kalau mau menikmati pantai bisa di Pelabuhan Pulau Harapan, disana ada warung tepi pantai. Selebihnya untuk snorkling dan main pasir harus sewa kapal ke pulau lain. Kayak ane, yang dibawa ke Pulau Perak buat main di pantai, sampai lihat sunset.


Di depan KSOP Sunda Kelapa
Kapal - Kapal di Pelabuhan Sunda Kelapa
Kapal di Pelabuhan Sunda Kelapa
Kapal ke Pulau Pramuka- Dolphin Express
Pulau sekitar P. Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara

Touring The Budal's Vleeh ke daerah Puncak Bogor

/ /

The Budal's Veleeehh
Perjalanan seru bareng kawan - kawan baru Perumnas Regional 3. Persiapan cukup singkat dilakukan sekitar 3 minggu sebelumnya rencana sudah terdengar, tapi sepertinya baru benar - benar riweh 1 minggu sebelum hari - H.

Beberapa pengalaman yang ingin ane catet :
  • Persiapan sebelum melakukan perjalanan jauh itu sangat diperlukan. Sepertinya memang tidak baik meremeh temehkan suatu perjalan jauh. Apalagi untuk barang krusial seperti obat-obatan pribadi, minimal : Obat sakit kepala, obat masuk angin, obat flu, minyak kayu putih dan obat luka sepertinya memang harus dipersiapkan.
  • Dalam perjalanan jauh apalagi menggunakan motor lebih baik menggunakan safety riding yang lengkap, misalkan jaket, helm, sarung tangan, masker dan kacamata.
  • Motor harus dalam keadaan prima.
Dalam perjalanan kali ini ane sempat  masuk angin di hari pertama, dikarenakan melepas jaket sepanjang perjalanan naik ke Puncak. Bukan karena mau sok-sok'an sob... Pas berangkat di waktu subuh ane masih pake kok jaket, tapi pas sarapan pagi sekitar pukul 07.30 matahari udah cukup tinggi dan disitu ane ngrasa kepanasan, akhirnya ane putusin lepas jaket selama perjalan. Sepertinya keputusan itu kurang tepat, dan jadilah masuk angin hingga mual seharian. Huft...

Beda Geodesi Geologi Geografi Geofisika

/ Senin, 29 Agustus 2016 /
Di kesempatan kali ini saya akan membahas perbedaan Geologi dan Geodesi, dengan disertai dua ilmu lain yaitu Geografi dan Geofisika. Sujujurnya memang agak rumit membedakan keempat ilmu ini, karena keempatnya sering beririsan satu sama lain dalam minor pembelajaran/ pendalaman ilmunya.

Namun, kalau kita lebih menitik beratkan pada pokok keilmuan masing-masing tentulah dapat ditemukan perbedaan mendasar antar keempat ilmu tersebut. Kalau ngga beda, kenapa harus dibedain, jadi pasti bisa dibedakan hehehe.

Dari segi pengertian dari wikipedia.org maka akan cukup jelas perbedaannya jika kita ambil kata-kata kunci sebagai berikut :
  1. Geodesi : mempelajari pemetaan bumi dan penentuan posisi di bumi.
  2. Geologi : mempelajari komposisinya, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukan bumi.
  3. Geografi : mempelajari lokasi serta variasi keruangan atas fenomena fisik, dan manusia di atas permukaan bumi
  4. Geofisika : mempelajari bumi menggunakan kaidah atau prinsip-prinsip fisika.
Jadi kalau nanya Koordinat atau posisi baik di darat maupun di laut, ke anak Geodesi. Tanya batuan, mineral, fosil, dan sejarah terbentuknya suatu fenomena alam ke Geologi. Tanya tentang bumi secara lebih umum, bisa tentang bumi secara fisik hingga hubungannya dengan manusia ke Geografi. Tanya di dalam bumi ini ada apa, materialnya atau strukturnya yang dianalisasi pakai prinsip fisika ke Geofisika. Atau untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu per satu di bawah ini :

Kisaran Gaji Lulusan Geodesi Geomatika

/ Jumat, 26 Agustus 2016 /
Keyword Gaji Geodesi Geomatika
Saya termasuk blogger yang memperhatikan stastistik viewers dalam blog saya, termasuk juga yang selalu mengecek apakah terdapat pertanyaan dan menjawabnya. Nah... untuk minggu ini terdapat beberapa kata kunci yang begitu menggelitik untuk saya bahas dalam blog ini, Yup... Gaji Surveyor Geodesi. Kata kunci : gaji seorang lulusan teknik geodesi, gaji surveyor geodesi dan gaji teknik geodesi dan geomatika beberapa kali mampir ke blog ini untuk mencari informasi. Sedangkan di blog ini artikel yang tersedia adalah tentang hal berikut :
Nah... tidak ada kan yang membahas tentang Gaji lulusan Teknik Geodesi dan Geomatika ? Jadi melalui artikel ini akan saya bahas kebutuhan informasi kawan-kawan sekalian tentang hal tersebut. Kalau temen-temen baru masuk ke jurusan ini, ada baiknya juga intip klik artikel-artikel lain saya dengan tema diatas untuk memperkaya wawasan.

Ok back to topic... Berapa gaji lulusan teknik geodesi dan geomatika ? Untuk menjawab pertanyaan itu tentu ngga bisa langsung dijawab, tapi harus lihat juga setelah lulus jalan mana yang kalian pilih kedepannya. saya bisa kasih range gaji lulusan geodesi dan geomatika setelah lulus dan menjadi fresh graduate itu :

3.000.000 - 15.000.000 bahkan sampai tak terduga

Nah kenapa bisa terdapat range yang begitu beragam ? Mungkin lebih tepat kalau kita tidak menyebut GAJI, tapi PENGHASILAN yang berarti besaran yang kita terima per bulannya. Oke kita bahas satu persatu : 

Jalan Sehat Ala Geodesi IV

/ /
Acara yang kembali mengingatkan bahwa persiapan yang maksimal akan menghasilkan acara yang berjalan lancar. Terimakasih Tim Inti JSAG IV, terimakasih untuk kawan-kawan yang saling bahu membahu membantu keberjalanan acara ini di hari H. Bersama kita bisa !

Jaya Geodesi ITB, Jaya Geodesi Indonesia !!!


Jalan Sehat Ala Geodesi IV
Tim Panitia JSAG IV
Jalan Sehat Ala Geodesi IV

Manusia dan Teknologi

/ Kamis, 25 Agustus 2016 /

Dewasa ini kehidupan manusia tidak dapat lepas dari teknologi di sekitar mereka. Jadi... what, where, how, why, who and when adalah pembuka pertanyaan yang akan saya bahas dalam artikel ini.

WHAT
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia - wikipedia.com


Pemikiran Lompat Sana Sini Dari Kecil

/ Minggu, 26 Juni 2016 /
Dalam perjalanan kehidupan saya, saya tahu tidak pernah saya lalui dengan biasa-biasa saja, mungkin begitu juga dengan perjalanan kehidupanmu. Dan di setiap perjalanan itu selalu memunculkan ide, pemikiran dipengaruhi oleh lingkungan dan apa yang saya baca.

Masa kecil
Sejak kecil di masa TK dan SD saya diberikan keleluasaan penuh oleh ayah dan ibu untuk dibelikan buku. Sesuai dengan umur saya saat itu, saya memilih komik Doraemon dan Conan dengan seri yang terus berlanjut. Tanpa disadari dengan membaca Doraemon, saya akrab dengan mimpi terciptanya teknologi tinggi di abad ke-22 kelak. Dengan membaca Conan logika semakin terasah, menyibak urutan kasus yang rumit dan pemikiran konspirasi sudah menyusup ke kepala bahkan dari sejak masih kecil.

Manuver DPR : Main - Main Aturan Main

/ Minggu, 12 Juni 2016 /
Gedung Parlemen DPR RI

Lagi - lagi Anggota Dewan yang terhormat melakukan manuver tentang aturan Pemilu, menyongsong Pemilu Serantak 2017. Belum hilang diingatan kita 2013 lalu pada masa kepemimpinan Presiden SBY, UU Pemilu menuai kontroversi atas hilang Hak Memilih Rakyat Indonesia secara langsung, karena pada saat itu UU mengatur pemilihan Kepala Daerah dilakukan oleh DPRD sebagai perwakilan suara rakyat. Saat ini, Revisi UU Pemilukada yang baru kembali menuai pro dan kontra : 
  • Adanya indikasi mempersulit calon independen, dengan memperpendek verifikasi Faktual yang sifatnya sensus (menyeluruh) dengan hanya memberikan waktu 3 hari. Jika KTP tidak terverifikasi dinyatakan tidak sah. Selain itu, KTP yang dikumpukan harus merupakan E-KTP dimana saat ini belum 100% DPT yang memiliki E-KTP.
  • Adanya upaya legalisasi Politik Uang, dengan diperbolehkannya pasangan calon kepala daerah memberikan uang makan, transport, kampanye kepada calon pemilih yang akan mengikuti kampanye, dengan dalih menyemarakan kampanye guna pendidikan politik calon pemilih.
  • Adanya upaya membuat KPU menjadi lembaga non-independen, dengan mengharuskan adanya rapat antara KPU dan DPR mengenai tata cara pelaksanaan pemilu yang sudah disusun KPU dengan hasil keputusan yang mengikat. Dengan adanya rapat ini dikhawatirkan tata cara pemilu dapat menguntungkan salahsatu kubu tertentu, sehingga bermuatan politis.
Sebagai masyarakat yang mampu melihat ketidakberesan tersebut, wajar jika padangan nyinyir kembali terarah kepada kinerja Wakil Rakyat di DPR RI dan Pemerintah. Keputusan ini, menciderai pondasi demokrasi yang seharusnya dibangun tanpa Politik Uang, terjaganya Indenpedensi KPU dan terbuka seluas-luasnya Hak Memilih dan Dipilih dari Calon Pemimpin di Republik ini.

Yuk dukung perseorangan ataupun lembaga yang mengusulkan Yudisial Review pada MK tentang adanya UU tersebut ! Demi menyelamatkan bangunan Demokrasi kita, yang sudah mulai kita bangun kembali tertata sejak Reformasi.

Tonton pembahasan cukup komperhensif
Mata Najwa "Main-Main Aturan Main" di link berikut : Klik disini

Partai Politik Pindah Koalisi, karena Tidak Punya Ideologi Jelas

/ Kamis, 19 Mei 2016 /
Partai berpindah koalisi menurut Syarif Hidayat Peneliti LIPI, karena partai yang ada selalu bermain dua kaki. Selain itu tidak adanya kesamaan ideologi yang seharusnya menjadi dasar dibentuknya koalisi ikut menjadi pemicu pecahnya koalisi yang dibangun sebelumnya.

Jadi ada dua aspek yang pertama adalah realitas dimana banyak partai bermain dua kaki dan yang kedua karena alasan filosofis yaitu karena koalisi yang dibangun oleh partai-partai itu tidak dibangun berdasarkan adanya kesamaan ideologi tapi karena kepentingan sesaat, sehingga ketika kepentingan itu tidak lagi terakomodir dan ada tawaran lain yang lebih akomodatif, maka koalisi pun pecah dan anggotanya bisa berpindah pada kepentingan lain, ujar Syarif.

Hal ini berbeda, jika koalisi dibangun berdasarkan kesamaan ideologi. Kalau ada kesamaan ideologi, berbagai masalah yang muncul akan dinilai sebagai dinamika dan tantangan. Partai yang berkoalisi karena ideologi juga tidak akan mudah berpindah koalisi.

Koalisi menurut wikipedia.org adalah persekutuan, gabungan atau aliansi beberapa unsur, di mana dalam kerjasamanya, masing-masing memiliki kepentingan masing - masing.

Partai pendukung KIH vs KMP
Desawa ini, Indonesia memiliki 2 buah koalisi besar dalam percaturan politiknya, yakni Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP). KIH adalah koalisi yang dinahkodai oleh PDI-P, sedangkan KMP dinahkodai oleh Partai Gerindra. Terbentuknya dua buah koalisi besar ini dikarenakan terbentuknya 2 calon yang cukup kuat memperebutkan kekuasaan pada masa Pemilu Presiden 2014 yang lalu.

Realita dan Rencana

/ Minggu, 15 Mei 2016 /

Ada banyak tipe manusia di muka dunia. Saya dilahirkan dengan tipe yang menurut saya ditengah - tengah atau kalau boleh mengambil istilah divergent mungkin itu cocok untuk saya. Ada orang yang sanguinis, koleris, melankolis atau plegmatis. Tapi mungkin kecenderungan saya adalah melankolis.

Melankolis menurut suatu blog :
Kekuatan :
  • Analitis, mendalam, dan penuh pikiran.
  • Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal.
  • Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis).
  • Sensitif.
  • Mau mengorbankan diri dan idealis.
  • Standar tinggi dan perfeksionis.
  • Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi).
  • Hemat.
  • Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif).
  • Kalau sudah mulai, dituntaskan.
  • Berteman dengan hati-hati.
  • Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
  • Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi.
  • Sangat memperhatikan orang lain.

Kelemahan :
  • Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan).
  • Mengingat yang negatif & pendendam.
  • Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah.
  • Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan.
  • Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah.
  • Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan.
  • Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan.
  • Hidup berdasarkan definisi.
  • Sulit bersosialisasi (cenderung pilih-pilih).
  • Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya.
  • Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang).
  • Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian).
  • Memerlukan persetujuan.
Dari latar belakang kepribadian saya yang cenderung melankolis tersebut, saya cenderung untuk hidup teratur, terprogram, dan memiliki tujuan dan goal-goal yang jelas di depan. Namun, sepertinya memang dunia setelah masa kuliah ini penuh dengan ketidakpastian tidak terduga. Realita kadang susah untuk dapat disingkronisasi dengan Rencana.

Falsafah Hidup Orang Jawa untuk Kedamaian Hidup

/ /

10 Falsafah Hidup Orang Jawa Untuk Membangun Kedamaian Hidup

1. Urip Iku Urup
Hidup itu [bagaikan] nyala [api], hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita.
2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasta Dur Hangkoro
[Kita] harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.
3. Sura Dira Joyoningrat, Lebur Dening Pangastuti
Segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahka dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.
4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bondho
[Kita bisa] berjuang tanpa perlu membawa massa, menang tanpa merendahkan / mempermalukan, berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan / kekuatan / kekayaan / keturunan, kaya tanpa didasari hal-hal yang bersifat materi.
5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
[Kita hendaknya] tidak gampang sakit hati tatkala musibah menimpa diri, tidak sedih [berkepanjangan] tatkala kehilangan sesuatu.
6. Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan, Ojo Aleman
[Kita hendaknya] tidak mudah merasa heran, tidak mudah merasa menyesal, jangan mudah terkejut dengan sesuatu, tidak kolokan atau manja.
7. Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan Lan Kemareman
[Kita hendaknya] tidak terobsesi atau terkungkung dengan kedudukan, materi dan kepuasan duniawi.
8. Ojo Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka
[Kita hendaknya] tidak merasa paling pandai / pintar agar tidak tersesat, tidak suka berbuat curang [ingkar] agar tidak celaka.
9. Ojo Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendho
[Kita hendaknya] tidak tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah dan tidak berpikir gamang / plin-plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat.
10. Ojo Adigang, Adigung, Adiguno
[Kita hendaknya] tidak sombong saat sedang berkuasa, sedang populer/kaya, sedang jaya.
Sumber : https://pramudyaputrautama.wordpress.com/2014/05/05/10-falsafah-hidup-orang-jawa-untuk-membangun-kedamaian-hidup/

Pena Menari

/ Jumat, 06 Mei 2016 /
Pena Menari
karya : Andrean Eka Lucianto

Kita mulai segala dari terbit sang raja siang.
Menjelang Dhuha, waktunya membaca.
Membaca itu membuka cakrawala.

Hingga siang menjelang, sang pena mulai menari.
Menari lincah di atas pentas kertas.
Menyajikan Indah segala.
Mengisi imaji dan hati.

Puisi Sedap ala Ada Apa Dengan Si Cinta ?

/ Selasa, 03 Mei 2016 /

Batas, 
Karya : Aan Mansyur.

Semua perihal diciptakan sebagai batas.
Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain.
Hari ini membatasi besok dan kemarin.
Besok batas hari ini dan lusa.
Jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota,
bilik penjara dan kantor walikota, juga rumahmu dan seluruh tempat di mana pernah ada kita.

Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta.
Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini dipisah kata-kata.
Begitu pula rindu, hamparan laut dalam antara pulang dan seorang petualang yang hilang.
Seperti penjahat dan kebaikan dihalang uang dan undang-undang.

Seorang ayah membelah anak dari ibunya dan sebaliknya.
Atau senyummu, dinding di antara aku dan ketidakwarasan.
Persis segelas kopi tanpa gula menjauhkan mimpi dari tidur.

Apa kabar hari ini?
Lihat, tanda tanya itu, jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi.

Baru Menapaki Dunia Karir

/ Kamis, 17 Maret 2016 /

Semakin hari menapaki tangga kecil menuju karir ke atas, saya semakin tersadar bahwa manusia tercipta dengan beda A sampai dengan Z. Pola hubungan antar manusia juga terjadi beraneka ragam pula.

Segala pola pikir yang telah terbentuk hingga keluar gerbang kelulusan itu kini diuji.
Apakah relevan dengan dunia kerja sekarang ?
Haruskah berpegang teguh pada pikiran - pikiran ideal masa kuliah,
Atau kah harus menjadi lembek hingga dapat mengikuti apa mau teman.


Memang belajar ngga pernah ada habisnya. Saatnya sekarang lebih memberikan porsi besar pada pembelajaran tentang Bab : Menjaga pola hubungan dengan teman dalam dunia profesional. Sejauh ini, saat menemui kebuntuan jalan. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah bertanya kepada teman yang sudah lebih dahulu berjalan, memperkaya perspektif sudut pandang atas suatu masalah, berdiskusi dan mencari solusi terbaik setelah menemui jalan buntu tersebut.

Profile
Pattern
Progress

Tiga kata yang dititipkan pak Arwani selesai SDP untuk kedepannya, Semoga saja dapat saya aplikasikan. Amin.

Perjalanan SDP Perumnas (2)

/ Minggu, 28 Februari 2016 /
Perjalanan panjang SDP (Sales Development Program) yang diberikan oleh Perumnas kepada calon karyawan barunya Angkatan 12 telah rampung di tanggal 26 Februari 2016 lalu. Saya, Al dan Tiara telah rampung mengakhirinya dengan penjualan Apartemen Sentra Timur Residence dan Rusunami Bandar Kemayoran dengan hasil yang cukup baik.

Pengalaman akan menjadi pembelajaran untuk masa depan.

Semua memori ditutup dengan indah hari Jumat kemarin, semoga perjalanan OJT (On Job Training) ini dapat saya lalui dengan baik. Amin.



Tahun Baru 2016, Resolusi Baru

/ Minggu, 07 Februari 2016 /
2016 Dengan Resolusi Baru


Halo pembaca sekalian.
Mulai 2016 ini, lebih enak kalau saya memanggil pembaca sekalian dengan sebutan “Sahabat Pena” atau “Sahabat”. Dengan sebutan tersebut kepada Sahabat Pena sekalian, saya harap pembaca dapat lebih dekat dan lebih banyak berpartisipasi mengomentari, ide atau gagasan atau pemikiran saya atau bahkan mengomentari keseharian saya yang saya tulis dalam blog ini. Oke let’s start my dreams on 2016.

Sebenarnya agak telat ya baru bikin resolusi sekarang, harap maklum. Setidaknya malam ini adalah tahun Baru Penanggalan Imlek.

Di awal 2016 ini saya merencanakan beberapa hal. Alhamdulillah-nya di tahun 2016 saya sudah berhasil mendiri secara finansial. Saya sudah bekerja di salahsatu BUMN Indonesia, ya sahabat semua mungkin juga sudah tahu, BUMN Perumnas. Dengan adanya kemandirian finansial ini, saya menjadi memiliki beberapa mimpi pribadi yang ingin saya capai di tahun ini.

Buku tamu

Nama

Email *

Pesan *

About


Buff - Planet Earth

Pengikut

 
Copyright © 2010 Manuskrip , All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger