Rasa Hambar

/ Selasa, 07 April 2015 /
Tak sekali dua kali kujumpa
Rasa masakan yang kuindera
Pahit...
Getir...
atau hambar...

Terkadang berusaha memilah makanan
Memakan makanan dengan urutan makan
Satu demi satu
Berusaha menahan getir
Mengharap nikmat sepagai pelipur segala

Dari segala rasa
Apa jadinya ?
Jika hambar terus disantap
Jika hambar terus dilahap
Hambar...
Tak berasa itu, paling tak nikmat
Bagaimana jika rasa satu dengan yang lain berbeda ?
Aku hambar,
Apa hambar yang sama yang kamu rasa sama ?

Ya rasa hambar...

Oleh :
Andrean Eka Lucianto

Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika - Jilid 2

/ Minggu, 05 April 2015 /


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgA25GmOsqMk1EEUlfgcGSsZURgv9-pvl6uvsw02O4zHPb2CIH0LRMwQ6A2f0dJrW28jxTuZa80cAiU8UF7_5gxVESk5e3dOLXwsoxCMvn4LAWLsaT1f31pNp2enoQbUH5N9Ztr_tzXXAA/s320/Surveyor.jpg

Halo para pembaca sekalian...
Mungkin pembaca sekalian sudah pernah membaca artikel di blog ini tentang Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika, di link berikut.
Disitu akan pembaca temukan Q&A dari adanya Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika. Di dalam artikel ini saya ingin menceritakan beberapa sisi lain dari Jurusan Geodesi dan Geomatika agar mampu membuka pikiran pembaca sekalian tentang jurusan ini, dan pengetahuan pembaca sekalian tidak sepotong-potong dan untuk kemajuan keilmuan geodesi dan geomatika ke depannya, dan mungkin juga termasuk bidang ke-teknik-an lain.

Teknik Geodesi dan Geomatika merupakan bidang keilmuan yang mempelajari tentang  cara menentukan posisi baik di darat, laut maupun udara. Bidang keilmuan ini, tidak main-main karena hasil dari kerja penentuan posisi merupakan dasar bagi keilmuan lain, untuk melakukan perencanaan, contohnya :
    • Pertambangan : Dari posisi titik-titik tanah di pertambangan untuk menentukan bagian yang akan diuruk dan digali.
    • Sipil : Dari posisi titik-titik tanah, dapat dibuat pola kontur untuk menentukan posisi jalan paling efektif dan efisien, menentukan posisi bangunan yang paling aman dll
    • Planologi : Dari pola kontur, untuk menentukan perencanaan pembangunan wilayah yang terbaik.
    • Perminyakan : Dari posisi hasil analisis teman - teman geologi dan geofisika, diperlukan penentuan posisi koordinat dari semula hanya dari hitungan di dalam software, harus ditentukan titik tersebut di lapangan sesungguhnya, atau sering kami sebut proses stake out

Pengukuran TLS ke Telaga Bodas, Garut

/ Kamis, 02 April 2015 /
Perjalanan ini dimulai pada hari Sabtu, 21 Maret 2015, pukul 02.45 saya sudah bangun dan memaksakan diri untuk mandi pake air dingin... Bbbrrrrr... Setelahnya saya bergegas ke kampus untuk persiapan, karena targetnya pukul 07.00 WIB saya dan tim sudah tiba di Telaga Bodas, Garut.

Oh iya... Perjalanan ini masih masuk dalam rangkaian pengambilan data Tugas Akhir anak-anak KK Geodesi Murni dari angkatan 2011. Perjalanan ke Telaga Bodas, ini merupakan bagian pengambilan data dari Tugas Akhir teman saya, Nizar A. tentang deformasi di lokasi tersebut.






Antara Mendidik dan Menilai

/ /

Ada yang bilang dunia pendidikan Indonesia kurang bagus.
Dilema antara pergantian kurikulum (dari pemerintahan sebelumnya), dengan keinginan peningkatan kapasitas tenaga pengajar (dari pemerintahan baru) pun belum tuntas. Belum lagi, masalah pemerataan pendidikan, yang mengakibatkan belum semua anak di Indonesia berkesempatan menuntut ilmu dengan 'layak'
Tapi faktanya, pola pendidikan inilah yang mencetak pola pikir saya, anda dan kita orang-orang Indonesia.

Minum Air, Legakan Haus Pengalaman di Masa Muda

/ Minggu, 08 Maret 2015 /
Kalau tidak salah di tingkat 2 saya pernah mendengar sebuah quote langsung dari Bapak Dahlan Iskan dalam sebuah seminar di Aula Barat ITB, seperti ini :

http://www.matriks-uny.com/2014/05/06/habiskan-jatah-gagalmu/

Saat ini kondisinya saya sedang berada di tingkat 4, semester 8. Saat dimana, ambang pintu keluar dari masa mahasiswa sudah di depan mata. Selangkah lagi, tinggal menghitung beberapa bulan lagi, toga InsyaAllah sudah melekat di raga. Tapi... Keraguan masih terus muncul dalam bayangan masa depan. Sebuah pertanyaan kemudian muncul,"Apakah jatah gagal saya sudah habis, hingga saya sudah mampu untuk berdikari dengan memasuki masa profesional sebentar lagi ?"

Keluarga BOSCHA 2015 (Bandung Open Data Summit and Challenge)

/ Minggu, 01 Maret 2015 /

"Kota Bandung akan menjadi bagian dari 112 kota lain di dunia yang menyelenggarakan rangkaian acara data terbuka internasional. Kota Bandung sendiri akan mengadakan Bandung Open Data Summit and Challenge yang akan dihadiri peserta dari kementerian/lembaga, komunitas, akademisi, pelaku bisnis, developer IT, pegiat informasi dan telekomunikasi, serta masyarakat umum." - Pandu Kartika Putra, Founder Komunitas Code For Bandung

Sebuah kehormatan untuk dapat bergabung dengan kepanitian di luar kampus seperti kegiatan BOSCHA. Kesempatan untuk menghirup dan berpartisipasi dalam atmosfer di luar kampus membuka mata, bahwa banyak masalah yang dapat diselesaikan, dengan cara yang berbeda. Proses dan event organizer management yang cukup berbeda dengan proses yang dilakukan di dalam lingkungan mahasiswa di dalam kampus. Berinteraksi langsung dengan para expert, profesional, dan ahli di bidangnya masing-masing merupakan kesempatan berharga.

Semoga aplikasi IT yang dihasilkan dalam kompetisi ini dapat benar-benar diaplikasikan di Bandung. Untuk Kota Bandung yang lebih modern, efektif, dan terbuka.


About


Buff - Planet Earth

Pengikut

 
Copyright © 2010 Manuskrip , All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger